RIB: Porsi Menteri dari PDI Perjuangan Harus 50 Persen

115 views

Jakarta, Wicom – Dalam kongres V di Bali, Ketum PDI Perjuangan Megawati Soekarno Putri menyebut bahwa Presiden Jokowi harus memasukan lebih banyak menteri-menterinya dari PDI Perjuangan ketimbang partai koalisi lainnya.

Hal senada diungkapkan Koordinator Nasional Relawan Indonesia Bersatu (RIB) Lisman Hasibuan. Jika perlu porsinya harus 50 persen.

“Pantas dan wajar jika kursi Menteri di KIK II nanti diisi oleh Kader-Kader PDI Perjuangan, kalau perlu 50 persen kursi Kabinet harus dari PDI Perjuangan.” komentar Lisman Hasibuan selaku Koordinator Nasional RIB di Jakarta (13/8/2019).

Menurut Lisman, hal itu sangat wajar mengingat PDI Perjuangan yang mati-matian berjuang untuk kemenangan Jokowi saat Pilpres lalu.

“Tanpa PDI Perjuangan, mustahil Pak Jokowi bisa menang, makanya PDI Perjuangan harus bisa ikut serta sebagai pemegang Saham Mayoritas di Pemerintahan Jokowi-Kiyai Ma’ruf, ini bukan sebuah sikap arogansi Partai, tapi sebagai sebuah bentuk keadilan proporsional, namanya juga Partai pemenang Pemilu, maka pantas jika porsi menteri dari PDI Perjuangan terbanyak, kalau perlu bisa mencapai 14 kursi” ujar Ketua Umum Doakan Jokowi Menang (DJM) ini.

RIB sebagai Koalisi 71 Relawan Jokowi, rencananya juga akan mengusulkan nama nama bakal calon menteri kepada Jokowi.

“Akhir Agustus 2019 RIB akan menggelar Konvensi Rakyat yang mana berdasarkan usulan relawan dan masyarakat melalui mekanisme seleksi dengan 9 kriteria juga akan mengusulkan nama nama bakal calon menteri kepada Pak Jokowi” ujar AY Panjaitan selaku ketua SC Konvensi Rakyat.

Menurutnya, hasil konvensi rakyat diharapkan dapat menjadi telaah dan masukan bagi Pak Jokowi untuk mengisi porsi diluar jatah Partai.

“Kita ingin Pak Jokowi di periode 2019-2024 nanti didampingi menteri menteri yang profesional dan refresentasi dari rakyat, bersih serta punya konsep yang jelas untuk pembangunan di Kementerian masing-masing, yang utama punya loyalitas yang kuat untuk Pak Jokowi” lanjut AY Panjaitan.

Melalui Konvensi Rakyat, AY Panjaitan menegaskan jika pihaknya akan melakukan seleksi dan mengusulkan nama nama tokoh daerah dan profesional tersebut untuk bisa mendampingi Jokowi.

“Ya walaupun ini adalah hak preoregatif Presiden terpilih, namun setidaknya Pak Jokowi bisa menyaring dan memilih diantara nama nama yang diusulkan nanti sebagai refresentasi rakyat, sebab Pak Jokowi itu dipilih langsung oleh rakyat, maka wajar jika rakyat juga bisa mengusulkan calon- calon nya kepada beliau” tutup Lisman Hasibuan.