oleh

Lindungi Kaum Lemah, KSPSI Apresiasi Permenhub 118/2018

-Headline-56 views

Jakarta, WIcom – Konferensi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) menyambut baik dikeluarkannya Permenhub 118 Tahun 2018 tentang Penyelenggaraan Angkutan Sewa Khusus yang menggantikan Permenhub 108 Tahun 2017.

Wakil Ketua KSPSI Moh Jumhur Hidayat mengatakan bahwa Permenhub 118 Tahun 2018 melindungi kaum yang lemah karena tidak hanya mencakup segi perhubungan tetapi juga sisi ketenagakerjaan.

“Kita menyambut baik dan mengapresiasi adanya Permenhub 118/2018. yang diterbitkan pada 18 Desember ini karena mengatur cukup rinci perlindungan bagi pengemudi dan penumpang,” kata Hidayat, dalam keterangan resmi yang diterima redaksi, Jumat (28/12/2018).

Ia menilai, dalam perspektif ketenagakerjaan, model bisnis taksi online ini berbeda dengan hubungan kerja konvensional di mana ada perusahaan pemberi upah dan pekerja penerima upah.

Setelah berjalan sekian lama, menurutnya fakta kemitraan itu berubah menjadi eksploitasi terhadap pengemudi atau sang sopir, dimana mereka dipaksa mengikuti semua aturan operator perusahaan secara sepihak.

Dan bila tidak mengikuti dengan mudahnya dibekukan atau dimatikan jaringan online-nya sehingga sang mitra tidak bisa beroperasi untuk mencari nafkah.

“Ini jelas peraturan yang melindungi kaum lemah. Peraturan ini bukan saja patut diapresiasi dari segi perhubungan tetapi sekaligus perlu diapresiasi dari sisi Ketenagakerjaan,” kata dia.

Sementara itu Dion, pengamat Transportasi juga mengapresiasi langkah-langkah Pemerintahan Jokowi dalam menerbitkan aturan-aturan baru yang berdampak positif untuk melindungi Rakyat kecil dalam mencari nafkah dari ke sewenang-wenangan Perusahaan.

Sebaliknya para pengemudi juga harus memberikan pelayanan yang baik dan perlindungan kepada penumpangnya sehingga terjadi keseimbangan yg harmonis.

“Dengan adanya Permenhub 118/2018, aturan yang baru ini dapat segera terlaksana agar pengemudi dan penumpang menikmati yang menguntungkan kedua belah pihak,”tutur Dion.

“Memang usaha-usaha Pemerintah menuju suatu hal yang semakin baik harus memerlukan waktu yang tidak bisa sak deg sak nyet,” pungkasnya. (Red)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed