Kalimat Iklan Weekend Sale
Ekbis

Kata-Kata Iklan yang Bagus dengan Trik CTA, Terbukti Konversi!

Bagi Anda yang tidak ingin ketinggalan keuntungan bisnis dengan metode digital marketing, pastikan untuk simak artikel ini. Pasalnya, kami akan membahas berbagai  trik membuat CTA dengan kata-kata iklan yang bagus dan terbukti konversi. Yuk, simak!

Sebelumnya, apakah Anda tahu apa itu CTA? Ya, CTA merupakan singkatan dari Call to Action. CTA menjadi bagian dari iklan yang memberi tahu target calon pelanggan tentang apa yang harus mereka lakukan. Bentuk CTA beragam, bisa berupa direct selling atau follow / like.

Contoh CTA yang paling sederhana dan sering kita lihat di kumpulan kata-kata promosi yaitu tombol “BUY NOW” atau “Beli sekarang juga!”. Benar saja, trik ini menjadi andalan bagi sebagian besar pebisnis online dalam melakukan pemasaran online. Penasaran bagaimana contoh kalimat promosi kreatif mengandung CTA? Berikut ini tipsnya.

#1 Gunakan kata perintah yang jelas

Sesuai namanya, Call to Action merupakan ajakan untuk melakukan sesuatu. Dalam konteks promosi bisnis, CTA berarti ajakan yang bersifat persuasif. Untuk itu, gunakan kata perintah yang kuat, sehingga calon pelanggan merasa perlu melakukan ajakan yang Anda minta.

Beberapa kata perintah dalam CTA yang sering digunakan yaitu beli, order, pesan, download, follow, subscribe, dan sebagainya. Berikut ini contohnya.

“Pesan hari ini!”, “Beli sekarang!”, “Download”, dan “Subscribe”. Pilih kata-kata ajakan yang sesuai dengan produk yang Anda tawarkan.

#2 Gunakan kata-kata yang menimbulkan emosi atau antusiame

Tidak cukup hanya dengan kata-kata ajakan seperti contoh di atas. Pasalnya, kata-kata tersebut sudah terbiasa terpapar dan digunakan, sehingga orang-orang menjadi tidak peduli lagi.

Contoh Kata Kata Iklan Yang Bagus Buy Now Or Cry Later
Contoh Kata Kata Iklan Yang Bagus Buy Now Or Cry Later

Nah, untuk membuat calon pelanggan kembali tergerak hatinya, tambahkan unsur pemantik emosi pada konten CTA Anda. Berikut contohnya.

“Beli sekarang dan dapatkan diskon sebesar 50%”

Dari contoh di atas, ada unsur CTA yang diserta kata pemantik berupa tawaran diskon. Para calon pelanggan yang tergoda, pasti tidak ingin ketinggalan untuk membeli produk tersebut. Selain itu, bisa juga dengan kata pemantik emosi seperti berikut.

Daripada menulis “Booking sekarang!”, gunakan kata-kata berupa, “Booking liburan impianmu sekarang!” Dari contoh tersebut pasti calon pelanggan tidak hanya merasa diminta memesan tiket, namun seolah diingatkan pada impiannya untuk berlibur dan lebih tergerak untuk action.

#3 Berikan alasan

Promosi Dengan Durasi Waktu Terbatas Bisa Jadi Daya Tarik
Promosi Dengan Durasi Waktu Terbatas Bisa Jadi Daya Tarik

Selain dorongan untuk melakukan action, pastinya calon pelanggan memerlukan alasan mengapa harus melakukan aksi tersebut. Untuk itu, Anda juga perlu menyampaikannya. Misalnya, keuntungan apa yang akan mereka peroleh dengan mengikuti ajakan Anda. Berikut contohnya.

“Subscribe newsletter kami dan dapatkan tips harian gratis!”

Contoh di atas dapat Anda terapkan apabila berjualan di bidang jasa newsletter. Selain kata CTA berupa subscribe, ada alasan yang menyertainya yaitu para pelanggan akan mendapatkan tips harian gratis.

#4 Manfaatkan FOMO

Apa itu FOMO? FOMO merupakan Fear of Missing Out yang berarti takut ketinggalan. Sebenarnya, poin ini hampir mirip dengan poin kedua. Artinya, pelanggan memerlukan unsur pemantik untuk melakukan sesuatu yaitu takut rugi jika tidak melakukannya. Berikut ini contoh kalimat promosi barang yang memanfaatkan FOMO.

“Diskon 50% hanya dua hari!”

Kata-kata hanya dua hari menimbulkan FOMO bagi sebagian pelanggan. Apalagi dalam dua hari tersebut Anda akan mendapatkan produk yang diinginkan dengan harga diskon 50%. Dalam hitungan mundur, para pelanggan pun akan merasa takut ketinggalan dan akhirnya tergerak untuk mengambil tindakan sesegera mungkin.

Lihat juga: Contoh Iklan Baju dalam Bahasa Inggris

#5 Pertimbangkan gawai yang pelanggan Anda gunakan

Saat merencanakan kata-kata iklan yang bagus dan terbukti konversi dengan CTA, sebaiknya gawao yang pelanggan Anda gunakan. Biasanya, CTA yang cocok untuk pengguna tablet atau desktop lebih bersifat penawaran dengan keuntungan yang akan mereka peroleh.

Sementara, pengguna gawai berupa smartphone cenderung menginginkan informasi yang cepat. Untuk itu, buat pintasan yang bisa langsung diklik.

Nah, itulah contoh kata-kata iklan yang bagus dan terbukti konversi dengan CTA. Pastikan untuk mengikuti setiap langkah di atas supaya penjualan Anda meningkat drastis ya! Semoga berhasil!